Jika kita renungkan memang antara Keadaan
dan Harapan, keduanya sering kali menjadi Garis Silang.Dari sisi Harapan kita
menginginkan sebuah tujuan atau cita-cita yang sangat kita idam-idamkan untuk
masadepan, berusaha dan terus berusaha sekuat tenanga, terus kita lakukan
hingga kita tak pernah tau kata lelah dan menyerah. Namun, untuk tak
diakui juga itu tergantung dengan sebuah Keadaan, baik dari segi Lingkungan,
Fisik, Ekonomi, Keluarga dan hal lainnya.
Inilah yang sering kita lupakan Keadaan yang tak
kita pedulikan dan menjadikan seseorang lupa akan sebuah kenyataan yang nanti
jikalau dia tak bisa menuju sebuah harapan itu sendiri dia akan Stres. Memang
tak mesti terlalu dipikirkan pula sebuah keadaan itu. Karena, Setiap manusia
akan bisa merubuah sebuah keadaan asalkan dia mau berusaha Dalam lingkup diri
sendiri
Lain lagi halnya jika seseorang itu masih
bergelantung dengan orang lain. Jika sudah disangkut pautkan dengan sebuah
tetergantungan maka akan berbeda lagi alurnya, karena seseorang yang sudah
berusaha dan tentunya berdo’a ketika dia belum mampu mencapai tujuan maka dia
pun harus sadar akan sebuah Keadaan.
Mari kita renungkan bersama untuk menjadi sebuah
bekal ketika kita berharap dalam sebuah keadaan yang tak menentu untuk kita
sadar betapa sulit yang hanya dapat berharap pada kekosongan.( amq.Anggazie )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar